Jakarta – Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pagi ini dengan durasi 17 detik. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan saat ini erupsi gunung tersebut sudah kembali karakter ke biasanya.
“Erupsi Gunung Anak Krakatau sudah kembali ke biasanya, erupsi sebentar-sebentar beberapa detik,” kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Siti Sumilah Rita Susilawati, saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026).
Diketahui, sejak Selasa 8 September hingga hari ini Kamis (10/9), Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi dengan durasi singkat hanya beberapa detik. Terbaru, tadi pagi Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 17 detik.
Menurutnya, Gunung Anak Krakatau sudah kembali ke karakter biasanya yang mengalami erupsi dengan durasi singkat. Oleh karena itu, saat ini masih terdapat abu vulkanik meski hanya tersebar di sekitar gunung.
“Jadi abunya hanya sedikit dan jatuh di sekitar gunung saja,” katanya.
Namun, apakah Gunung Anak Krakatau masih akan mengalami erupsi? PVMBG tidak dapat memastikan kapan terjadinya erupsi. Namun, ia menyebut erupsi terjadi akibat Gunung Anak Krakatau aktif.
“Kemungkinan erupsi ada karena gunungnya aktif, hanya tidak bisa kita pastikan kapannya. Data kegempaan sudah menurun signifikan, sehingga erupsi yang terjadi dipastikan hanya erupsi berenergi rendah seperti normalnya erupsi Krakatau sebelum erupsi menerus 25 jam di tanggal 4-6 September,” tuturnya(RED)









