Beranda / Uncategorized / GOLF milik Tommy Soeharto tunda operasi hotel mewah di Bali

GOLF milik Tommy Soeharto tunda operasi hotel mewah di Bali

JAKARTA – PT Intra GolfLink Resorts Tbk (GOLF), emiten pariwisata dan rekreasi milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, menunda rencana operasional Luxury Boutique Hotel yang dibangun di Bali.

Direktur Utama GOLF, Dwi Febri Astuti, mengatakan penundaan itu tak mengubah rencana perseroan terkait realisasi dana Initial Public Offering (IPO).

Seperti disampaikan dalam prospektus, GOLF berencana menggunakan Rp262,5 miliar atau 67,32% dana IPO untuk pembangunan hotel bintang 6 bernama Luqury Boutique Hotel di Jimbaran, Bali. Kemudian sebanyak Rp43,7 miliar atau 11,22% untuk fasilitas pendukung hotel tersebut.

Proyek tersebut mulanya ditargetkan tuntas pada 2026, serta mulai beroperasi pada Agustus.

Namun berdasarkan evaluasi terkini, kata Dwi, GOLF memutuskan untuk merevisi target waktu operasional hotel tersebut menjadi akhir 2027.

“Penyesuaian ini hanya berkaitan dengan target waktu pelaksanaan proyek dan tidak mengubah tujuan maupun alokasi penggunaan dana IPO,” imbuh Dwi, dalam keterangan yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut data IDNFinancials.com, GOLF meraup tambahan modal senilai Rp390 miliar dari IPO yang digelar pada Juli 2024. Namun hingga pertengahan Juli 2026, dana IPO perseroan tersisa Rp101,66 miliar.

Seluruh sisa dana tersebut ditempatkan dalam instrumen deposito dan giro di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI). Imbal hasil yang diterima perseroan per bulan sekitar 5%.

Sebanyak 88,49% saham GOLF saat ini berada di bawah kendali PT Bali Pecatu Graha, perusahaan yang dimiliki oleh Tommy Soeharto. Sementara sisanya dimiliki oleh pemegang saham publik. (RED)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *