TANGERANG – Perubahan warna air Sungai Cisadane menjadi hitam pekat di kawasan Jembatan Kalibaru, Tanjung Burung, Kabupaten Tangerang, menuai pertanyaan dari pemerhati kearifan lokal setempat, Ray Sukari. Ia menyoroti fenomena yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dan meminta pihak berwenang segera menindaklanjutinya. “Saya sebagai pemerhati kearifan lokal warga sekitar yang di utara, saya bertanya-tanya kok ini sungai hitam, kenapa? Kepada Dinas Lingkungan Hidup maupun pihak terkait yang berwenang, coba lihatlah, dicek dulu itu dari mana sumber air yang hitam itu,” ujar Ray Sukari saat berada di lokasi, Rabu, 15 Juli 2026. Menurutnya, perubahan ini terlihat sangat kontras karena sebelumnya kondisi sungai di kawasan tersebut terlihat bagus dan airnya bersih. “Karena yang saya lihat di sana tuh sebelumnya sungai bagus airnya bersih, tapi ini berapa hari yang saya lihat dari hari Selasa, saya lihat tuh Kali Baru itu hitam-hitam sekali,” jelasnya. Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menyatakan akan segera menurunkan tim untuk mengambil sampel air guna mengetahui penyebab pasti perubahan warna. “Besok kita kirim tim lab untuk cek kualitas airnya,” ujarnya.
Langkah ini penting untuk memastikan apakah perubahan warna air disebabkan oleh pencemaran limbah industri, lindi sampah, atau faktor lainnya. Sungai Cisadane memang memiliki catatan panjang terkait masalah pencemaran. Pada Februari 2026, misalnya, sungai ini sempat tercemar oleh limbah pestisida akibat kebakaran gudang di Tangerang Selatan, yang menyebabkan air berubah warna dan berbau menyengat. Saat itu, Menteri Lingkungan Hidup menyebut pencemaran meluas hingga radius 22,5 kilometer dan menyebabkan matinya ribuan ikan. Warga sekitar juga diimbau untuk tidak menggunakan air sungai yang berubah warna untuk sementara waktu hingga hasil uji laboratorium keluar. DLHK berkomitmen untuk memantau kualitas air secara berkala dan memastikan tidak ada pencemaran berulang.(RED)










